Tadarus Sejarah Bojonegoro

Dalam diskusi Membaca Sejarah Perbatasan Bojonegoro, pembahasan difokuskan pada hasil riset yang dilakukan sepanjang tahun 2025. Dari penelitian tersebut, tim berhasil mengumpulkan sejumlah temuan yang diduga sebagai situs cagar budaya, dengan jumlah sekitar 18 titik lokasi yang tersebar di Kabupaten Bojonegoro.

Sebagian besar temuan berada di wilayah perbatasan, antara lain kawasan perbatasan Bojonegoro–Madiun–Nganjuk, Bojonegoro–Lamongan, Bojonegoro–Tuban, serta Bojonegoro–Ngawi-Cepu. Temuan-temuan ini menjadi bagian penting dalam upaya membaca kembali sejarah kawasan perbatasan sekaligus memperkaya data potensi cagar budaya di Bojonegoro.

Terima kasih dukungannya;
@deulleuda.coffee @jonegoronem @halobojonegoro @folkbjn

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Latest Articles

Blog Preview

  • ”Ketika Illusory Of Truth Effect Bergeser Menjadi Perangkat Kritik Historiografi”

    Membaca uraian terakhir dari postingan Bojonegoro Archive membuat saya tertarik untuk mencoba memberikan pembacaan. Uraian 20 lembar berisi kritik dengan mekanisme pendekatan metodologis menjadi kekuatan untuk membawa informasi sejarah dalam lorong historiografi. Karena bagaimanapun, dalam ilmu sejarah, metodologi sering kali lebih penting ketimbang kesimpulan itu sendiri. Dalam rantai argumentasinya, Bojonegoro Archive seakan mengajak pegiat dan…

  • Tadarus Sejarah Bojonegoro

    Dalam diskusi Membaca Sejarah Perbatasan Bojonegoro, pembahasan difokuskan pada hasil riset yang dilakukan sepanjang tahun 2025. Dari penelitian tersebut, tim berhasil mengumpulkan sejumlah temuan yang diduga sebagai situs cagar budaya, dengan jumlah sekitar 18 titik lokasi yang tersebar di Kabupaten Bojonegoro. Sebagian besar temuan berada di wilayah perbatasan, antara lain kawasan perbatasan Bojonegoro–Madiun–Nganjuk, Bojonegoro–Lamongan, Bojonegoro–Tuban,…

  • Hello world!

    Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start writing!